Perda juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kawasan strategis pariwisata. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu mendorong perkembangan wilayah sekitarnya.
Penetapan kawasan strategis ini memiliki implikasi penting terhadap perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruktur, serta investasi di daerah.
Dari sisi pengaturan, Perda ini telah memberikan kerangka yang cukup lengkap untuk mengarahkan pembangunan pariwisata daerah. Namun demikian, arah kebijakan yang diharapkan dari Perda ini tidak hanya berhenti pada pengaturan normatif, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk implementasi yang nyata.
Arah pertama yang diharapkan adalah terwujudnya integrasi antara sektor pariwisata dengan sektor riil.
Perda ini pada dasarnya mengandung semangat agar pariwisata menjadi lokomotif yang menarik sektor lain, seperti pertanian, perikanan, dan UMKM. Dengan demikian, pertumbuhan pariwisata diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah.






Tinggalkan Balasan