LABUANBAJOVOICE.COM — Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Andy M. T. Marpaung, mengingatkan wisatawan agar lebih berhati-hati memilih biro perjalanan wisata saat berkunjung ke Labuan Bajo.

Imbauan itu disampaikan menyusul kasus dugaan penipuan yang dilakukan agen perjalanan “Labuan Bajo Top” terhadap wisatawan asal Malaysia dan Singapura dengan kerugian mencapai Rp85.200.000.

Dalam keterangannya kepada media di Labuan Bajo, Selasa (12/5/2026), Andy meminta wisatawan tidak mudah tergiur paket wisata murah tanpa memastikan legalitas dan rekam jejak perusahaan perjalanan yang digunakan.

“Kepada wisatawan, kami mengingatkan untuk selalu menggunakan jasa biro perjalanan yang memiliki legalitas jelas, rekam jejak yang baik, serta melakukan transaksi melalui kanal resmi yang dapat dipertanggungjawabkan dan jangan tergiur dengan harga murah,” kata Andy.

Menurut dia, kasus dugaan penipuan tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi merusak citra Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional.