LABUANBAJOVOICE.COM — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Manggarai Barat, Dr. Kanisius Jehabut, kembali menyoroti minimnya kontribusi sektor kapal wisata terhadap pendapatan daerah di tengah pesatnya pertumbuhan industri pariwisata di Labuan Bajo.

Politikus Fraksi Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) I itu menyampaikan, dari total 812 kapal wisata yang beroperasi di wilayah Manggarai Barat, baru 244 kapal yang tercatat memenuhi kewajiban kepada daerah.

Sementara sekitar 568 kapal lainnya, kata dia diduga belum menjalankan kewajiban pembayaran retribusi maupun Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).

Pernyataan tersebut disampaikan Kanisius pada Jumat sore, 8 Mei 2026, sebagai tanggapan atas berbagai reaksi publik terhadap opini yang sebelumnya ia tulis berjudul “812 Kapal Wisata Tetapi Dimana Kontribusinya untuk Daerah?”.

“Tulisan saya sebelumnya mendapat banyak respon dari berbagai pihak. Saya menghargai semua pandangan yang berkembang karena ini menunjukkan bahwa publik peduli terhadap masa depan pariwisata Manggarai Barat,” ujarnya.