Ia meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melakukan penataan menyeluruh terhadap kawasan wisata tersebut.

Menurut dia, tenda-tenda liar yang saat ini berdiri di kawasan Pulau Kelor perlu ditata ulang menjadi pusat kuliner dan kios wisata yang lebih tertib, bersih, dan representatif.

Nurhayati juga menyinggung persoalan kebersihan serta keberadaan tikus di area stand jualan yang dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan.

“Jumlah itu akan semakin bertambah apabila Pemda juga menata Pulau Kelor lebih rapi dan terorganisir. Tenda-tenda liar diganti dibuat lebih bagus dan menjadi stand jualan yang lebih baik sehingga tidak terkesan kumuh seperti sekarang ini,” ujarnya.

Nurhayati menambahkan pemerintah daerah juga bisa memperoleh tambahan pemasukan melalui sistem bagi hasil dari penjualan makanan dan minuman para pelaku UMKM di Pulau Kelor.

“Tikus-tikus yang banyak tidak boleh ada di stand-stand Pulau Kelor lagi lalu dari sini Pemda punya penghasilan 10 persen lagi dari penjualan makanan dan minuman dari puluhan stand tersebut,” katanya.