Di wilayah Selat Sape Bagian Utara, tinggi gelombang pada 13 Mei diperkirakan berkisar antara 0,6 hingga 1,1 meter. Pada 14 Mei berada pada kisaran 0,5 hingga 1,1 meter, sedangkan 15 Mei diperkirakan sekitar 0,6 hingga 1 meter.
Adapun Selat Sape Bagian Selatan menjadi wilayah dengan potensi gelombang tertinggi kedua setelah kawasan Komodo. Pada 13 Mei, gelombang diperkirakan mencapai 1,3 hingga 1,5 meter.
Kondisi ini berlanjut pada 14 Mei dengan kisaran 1,2 hingga 1,5 meter, kemudian sedikit menurun pada 15 Mei menjadi 1,1 hingga 1,4 meter.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian operator kapal kayu tradisional, kapal wisata cepat, hingga nelayan kecil yang melintas di jalur perairan selatan Sape yang dikenal memiliki karakter angin lebih kuat.
Pelaku wisata bahari di Labuan Bajo menyebut informasi prakiraan cuaca maritim kini menjadi kebutuhan utama dalam operasional wisata harian. Tingginya aktivitas live on board dan perjalanan wisata laut membuat faktor keselamatan menjadi prioritas utama.






Tinggalkan Balasan