Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut juga menjadi bukti kuatnya sinergi antar satuan wilayah di bawah jajaran Polda NTT.
“Polri bekerja sebagai satu kesatuan yang utuh (unitary system). Ketika ada hak masyarakat yang dirampas, terlebih ini menyangkut uang hasil cucuran keringat pertanian milik seorang pelajar, kami berkewajiban moral dan hukum untuk bergerak cepat demi mengembalikan keadilan dan rasa aman,” tegasnya.
“Keberhasilan penangkapan ini tidak lepas dari sinergi kuat antar satuan wilayah di bawah Polda NTT,” ungkap alumni Akpol 2015 itu.
AKP Lufthi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada menyimpan barang berharga di dalam kendaraan guna mencegah tindak kriminalitas.
“Kejahatan kerap terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku, melainkan juga karena adanya kesempatan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak lengah dalam menyimpan barang-barang berharga di dalam kendaraan. Mari bersama-sama membantu tugas Polri dengan menjaga keamanan diri sendiri dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.**






Tinggalkan Balasan