LABUANBAJOVOICE.COM — Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, bersama istri menyalurkan bantuan buku literasi bacaan dan panduan mengajar kepada para guru di SD Katolik (SDK) Wae Medu, Labuan Bajo, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Daniel Daeng Nabit, Waemedu, Kecamatan Komodo itu menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan dasar di wilayah tersebut.

Bantuan yang diberikan mencakup kurang lebih 1.000 buku, terdiri atas bahan bacaan untuk siswa serta panduan pembelajaran bagi guru. Penyerahan dilakukan secara simbolis di halaman sekolah dan disambut antusias oleh para tenaga pendidik dan siswa.

Beni panggilan akrabnya Benediktus Nurdin menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Politisi NasDem asal daerah pemilihan (Dapil) II itu menilai, penguatan budaya membaca sejak dini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan pendidikan di daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di Manggarai Barat memiliki akses yang cukup terhadap bahan bacaan yang berkualitas. Buku adalah jendela dunia, dan dari sinilah masa depan mereka mulai dibentuk,” ujar Beni.

Ia menambahkan, perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penyediaan sarana penunjang seperti buku dan peningkatan kapasitas guru.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Dengan adanya panduan mengajar yang memadai, kami berharap proses pembelajaran menjadi lebih efektif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDK Wae Medu, Erwin Pani Yordan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Ketua DPRD Manggarai Barat.

Ia menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi sekolah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan bahan ajar.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang luar biasa ini. Buku-buku ini bukan hanya menambah koleksi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi guru dan siswa dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar,” ungkap Erwin.

Menurutnya, kehadiran buku panduan mengajar akan membantu para guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih variatif dan kontekstual sesuai kebutuhan siswa di daerah.

“Ini menjadi semangat baru bagi kami. Dengan dukungan seperti ini, kami optimistis dapat terus meningkatkan mutu pendidikan di SDK Wae Medu,” tambahnya.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para siswa tampak antusias menyambut buku-buku baru yang diharapkan dapat menumbuhkan minat baca serta memperluas wawasan mereka.

Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan, khususnya di wilayah Manggarai Barat, sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan daerah.**