Sebagian kawasan hijau tersebut telah dikelola aktif untuk mendukung konservasi lingkungan dan peningkatan kualitas ekosistem pesisir.
Sepanjang 2025, ITDC telah melakukan penanaman lebih dari 10.400 pohon melalui program rehabilitasi lingkungan.
Program itu dilanjutkan pada 2026 dengan target penanaman 15 ribu pohon mangrove di kawasan pesisir sebagai langkah mitigasi abrasi dan perlindungan habitat alami.
Pengembangan The Mandalika juga menggabungkan konsep green space dan blue space melalui perpaduan vegetasi, pantai, laguna, dan area konservasi.
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan kawasan terhadap perubahan iklim, meningkatkan daya serap air, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir di destinasi super prioritas nasional itu.
“Integrasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), ITDC menempatkan RTH sebagai infrastruktur hijau strategis yang tidak hanya memperkuat daya saing destinasi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta mendukung pengembangan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, resilien, dan rendah karbon,” tutup Febriana.**






Tinggalkan Balasan