LABUANBAJOVOICE.COM — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Edistasius Endi, mengajak seluruh kepala daerah yang diusung-didukung NasDem serta jajaran DPRD dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga pusat untuk memperkuat sinergi dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Menurutnya, Idulfitri bukan hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas level pemerintahan dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di wilayah NTT.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia telah menetapkan Idulfitri 1447 Hijriyah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 dilakukan berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar pada Kamis malam, 19 Maret 2026 di Jakarta.
Edistasius menegaskan bahwa seluruh kader dan pejabat publik yang diusung NasDem memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Momentum Idulfitri harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh kepala daerah yang diusung NasDem dan anggota DPRD, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun pusat, untuk memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Ia menilai, kolaborasi antarlevel pemerintahan menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, terutama di daerah kepulauan seperti NTT yang membutuhkan pendekatan terpadu dan berkelanjutan.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antara kepala daerah, DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, hingga DPR RI harus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, pembangunan akan lebih terarah dan berdampak luas,” katanya.
Lebih lanjut, Edistasius menekankan bahwa nilai-nilai Idulfitri seperti kejujuran, keikhlasan, dan kepedulian harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan fungsi legislatif.
“Idulfitri mengajarkan kita untuk kembali ke fitrah, termasuk dalam menjalankan amanah rakyat dengan jujur, transparan, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat NTT sebagai modal utama pembangunan daerah.
“NTT adalah daerah yang kaya akan keberagaman. Kita harus menjaga persatuan dan memperkuat persaudaraan. Tanpa itu, pembangunan tidak akan berjalan optimal,” ungkapnya.
Selain itu, Edistasius mendorong agar seluruh kebijakan dan program pembangunan benar-benar berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan dan masyarakat di wilayah terpencil.
“Kita ingin pembangunan yang inklusif, yang menjangkau semua lapisan masyarakat. Tidak boleh ada yang tertinggal. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Edistasius Endi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh umat Muslim di NTT sekaligus menegaskan komitmen untuk terus bekerja bersama rakyat.
“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum ini memperkuat sinergi kita semua dalam membangun NTT yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” tutupnya.**






Tinggalkan Balasan