Penyerahan alat kesenian ini memiliki makna strategis, tidak hanya sebagai simbol dukungan budaya, tetapi juga sebagai upaya memperkuat jaringan sosial diaspora Manggarai di Nusa Tenggara Timur.
Dalam konteks pembangunan daerah, pendekatan berbasis budaya dinilai mampu memperkuat identitas kolektif sekaligus membuka peluang promosi budaya lintas wilayah.
Ke depan, keberadaan perangkat Caci ini berpotensi mendorong pertumbuhan kegiatan seni-budaya di Sikka, termasuk festival, pertunjukan lintas daerah, hingga pengembangan pariwisata berbasis budaya.
Sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas diaspora menjadi kunci agar warisan budaya tetap relevan di tengah perubahan zaman.**
Halaman






Tinggalkan Balasan