“Dengan kolaborasi yang solid, Labuan Bajo dapat semakin dikenal sebagai destinasi super prioritas yang aman dan berkualitas,” ujar Dida.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris, menegaskan pentingnya peran asuransi dalam ekosistem pariwisata.

“Asuransi bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bagian penting dalam membangun pariwisata yang aman dan nyaman,” jelas Haris.

“Melalui forum ini, kami ingin memastikan bahwa perlindungan risiko dalam setiap aktivitas pariwisata dapat terbangun secara terintegrasi melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” tutur Haris.

FGD yang dimoderatori oleh Fadjar Hutomo ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jasaraharja Putera dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Melalui pendekatan sistemik, integrasi asuransi, serta penguatan kelembagaan dan regulasi, Labuan Bajo diarahkan menjadi pilot project nasional dalam pengelolaan risiko pariwisata—sebuah langkah strategis untuk memastikan destinasi unggulan Indonesia ini tidak hanya indah, tetapi juga aman dan terpercaya.**

Baca Juga:Ultimum Remedium