LABUANBAJOVOICE.COM – Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Andhy MT Marpaung, mendorong penguatan tata kelola risiko sebagai fondasi utama dalam membangun pariwisata Labuan Bajo yang aman, terstandar, dan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pilot Project: Penguatan Tata Kelola Risiko untuk Membangun Pariwisata Berkualitas di Labuan Bajo” yang digelar di Golo Mori Convention Center, Selasa (21/4/2026).

FGD ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dan PT Jasaraharja Putera untuk memperkuat sistem perlindungan dan manajemen risiko pariwisata nasional.

Dalam paparannya, Andhy menegaskan perlunya pendekatan menyeluruh yang tidak parsial dalam mengelola risiko destinasi.

” Dalam upaya memperkuat tata kelola risiko pariwisata di Labuan Bajo, diperlukan pendekatan sistemik yang mencakup perlindungan menyeluruh melalui penerapan asuransi pariwisata secara wajib yang terintegrasi dalam tiket dan paket wisata,” kata Andy.