LABUANBAJOVOICE.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo melaporkan kesiapan penuh dalam mengelola arus penumpang mudik dan kunjungan kapal wisata.

Data per 17 Maret 2026 pukul 08.00 WITA menunjukkan telah ada 12 kapal kedatangan dengan total penumpang turun 1.375 orang dan naik 2.516 orang.

Untuk kapal wisata, tercatat sebanyak 401 kapal telah datang dengan total penumpang wisata turun 4.317 orang dan naik 4.348 orang. Prediksi lonjakan arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, dengan kapasitas kapal penumpang yang tersedia mencapai 8.722 orang sehingga masih mencukupi untuk mengangkut calon pemudik.

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto kepada media di Labuan Bajo menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder.

“Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder termasuk Pelindo, operator kapal, TNI, Polri, dan BMKG untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan,” ujarnya.

Stephanus menambahkan, pihaknya juga mengantisipasi kondisi cuaca yang masuk periode peralihan musim hujan. BMKG memperkirakan hujan ringan hingga sedang dengan angin dari Barat Daya 10 knot di perairan Labuan Bajo periode 16-19 Maret 2026.

“Kami telah mengimbau semua pihak untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tiba-tiba dan menghindari area dengan potensi gelombang tinggi.” ujarnya.

Dibandingkan tahun lalu, arus penumpang naik pada periode H-8 hingga H-5 menunjukkan peningkatan sebesar 20,65%. Hal ini menjadi dasar bagi KSOP untuk meningkatkan pengawasan dan pelayanan di pelabuhan.

“Selain itu, kami juga bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan fasilitas pelabuhan seperti water station, charging station, dan tempat ibadah siap digunakan,” kata Stephanus.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat yang menggunakan transportasi laut jelang dan selama Lebaran,” tambahnya.**