Untuk tahun 2026, prioritas pembangunan dan penyambungan listrik difokuskan pada tiga desa dan satu kampung yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan, yakni Desa Repi di Kecamatan Lembor Selatan, Kampung Jimbor dan Desa Bari di Kecamatan Macang Pacar.

Virtus memastikan masyarakat di desa-desa yang belum berlistrik telah menyampaikan usulan pembangunan jaringan kepada pemerintah maupun PLN.

“Usulan dari masyarakat sudah ada dan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan kelistrikan yang sedang dijalankan,” ujarnya.

Pembangunan jaringan listrik desa di Manggarai Barat juga sepenuhnya didukung oleh anggaran pemerintah pusat melalui APBN.

“Anggaran pembangunan jaringan listrik desa tahun 2025 berasal dari APBN melalui Kementerian ESDM, yang menugaskan PLN untuk melakukan koordinasi perencanaan hingga realisasi pembangunan di lapangan,” tutur Virtus.

Percepatan elektrifikasi di Manggarai Barat diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, dan pengembangan potensi desa-desa terpencil di wilayah tersebut.**