LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat dan wisatawan di Kabupaten Manggarai Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau 2026 yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Komodo, Maria Patricia Christin Seran, Jum’at (26/6/2026) mengatakan Kabupaten Manggarai Barat saat ini telah resmi memasuki periode musim kemarau yang dimulai sejak pertengahan April 2026. Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada September mendatang.

Menurut Maria, kondisi kemarau yang identik dengan kekeringan meteorologis dapat meningkatkan risiko munculnya kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan perbukitan dan savana yang menjadi ciri khas bentang alam Labuan Bajo dan sekitarnya.

“Saat ini Manggarai Barat sudah berada di periode musim kemarau. Kemarau di Manggarai Barat sudah dimulai sejak pertengahan April 2026 dan prediksi memasuki puncak kemarau di bulan September nanti. Musim kemarau yang identik dengan kondisi kekeringan meteorologis ini dapat meningkatkan potensi kebakaran hutan atau lahan,” katanya.