LABUANBAJOVOICE.COM – Anggota DPRD Manggarai Barat Fraksi Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Dr. Kanisius Jehabut, menegaskan bahwa tantangan utama pembangunan pariwisata di Labuan Bajo tidak semata-mata terletak pada potensi wisata yang besar maupun tingginya kunjungan wisatawan, melainkan pada aspek kepastian hukum dalam tata kelola kepariwisataan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kanisius kepada media, Sabtu, 27 Juni 2026, menyikapi pendalaman yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Kepariwisataan DPRD Manggarai Barat, termasuk terhadap pengelolaan kapal wisata di Labuan Bajo.

Menurut dia, keindahan alam memang menjadi daya tarik utama destinasi wisata, namun keberlanjutan pembangunan hanya dapat dijamin melalui sistem hukum yang jelas, konsisten, dan dapat dijalankan oleh seluruh pihak yang terlibat.

“Bagi saya, persoalan utama tata kelola kepariwisataan di Labuan Bajo bukan semata-mata terletak pada besarnya potensi wisata atau tingginya jumlah kunjungan wisatawan, melainkan pada kepastian hukum dalam penyelenggaraannya. Keindahan alam dapat menarik wisatawan, tetapi hanya kepastian hukum yang mampu menjamin keberlanjutan pembangunan pariwisata,” kata Kanisius.