LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menginisiasi pengembangan Camino Flores, sebuah jalur peziarahan Katolik yang mengadopsi semangat Camino de Santiago de Compostela di Spanyol.

Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Pulau Flores sebagai destinasi wisata religi dan spiritual unggulan di Indonesia sekaligus mendorong pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Inisiatif tersebut merupakan kelanjutan dari pengembangan wisata religi Katolik di Pulau Flores yang mulai digencarkan sejak 2024. Jika sebelumnya pengembangan lebih banyak difokuskan pada penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan budaya, kini arahnya diperluas menjadi pengembangan produk wisata yang terintegrasi, berkelanjutan, serta mampu menghadirkan pengalaman spiritual yang lebih mendalam bagi peziarah maupun wisatawan.

Melalui Camino Flores, BPOLBF ingin menghadirkan pengalaman ziarah yang memadukan nilai-nilai iman, kekayaan budaya lokal, keindahan alam, hingga interaksi langsung dengan masyarakat di sepanjang rute perjalanan.