LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan di kawasan Labuan Bajo Flores, Nusa Tenggara Timur.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama (Dirut) BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam 4th International Conference on Economic, Management, Accounting and Tourism (ICEMAT) 2026 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Kamis (17/9/2026).

Dalam konferensi yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Manajemen, Universitas Nusa Cendana (Undana) itu, Andhy memaparkan materi bertajuk “Transformasi Pariwisata Labuan Bajo Flores: Inklusif, Regeneratif, dan Berkelanjutan.”

Ia menjelaskan, prinsip pariwisata berkelanjutan perlu diterapkan pada seluruh jenis destinasi dan aktivitas wisata. Penerapannya membutuhkan peran pemerintah, swasta, masyarakat, pelaku usaha pariwisata, hingga wisatawan.

“Pariwisata berkelanjutan merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya pengelola destinasi, tetapi juga pelaku kegiatan wisata dan wisatawan perlu mengambil peran dalam menjaga lingkungan, mendukung masyarakat lokal, serta memastikan aktivitas pariwisata memberikan manfaat secara berkelanjutan,” ujar Andhy.