“Adik-adik sekalian, di era digital ini, jempol kalian bisa menjadi penyelamat atau justru bumerang. Kami mengimbau agar selalu menerapkan prinsip ‘saring sebelum sharing’. Jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks, hindari menyebarkan ujaran kebencian (hate speech), dan stop melakukan perundungan siber (cyberbullying),” tegas Aiptu Teguh di hadapan ratusan peserta didik baru SMKN 3 Komodo.

Ia menambahkan bahwa pembentukan karakter yang santun di dunia maya harus dimulai sejak dini agar para pelajar tidak terjerumus ke dalam lingkaran tindak pidana siber yang merugikan masa depan mereka.

“Karakter harus dibentuk sedini mungkin agar ke depannya para pelajar tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif atau perbuatan kriminalitas di ruang digital,” ujarnya menambahkan.

Mengupas Sisi Gelap Kecanduan Game Online

Memasuki sesi kedua, bahasan beralih ke isu yang kini marak melanda remaja, yakni ketergantungan pada gawai untuk bermain game online. Sat Binmas Polres Mabar mengupas tuntas dampak buruk fenomena ini yang menyerang berbagai sendi kehidupan remaja, mulai dari kesehatan fisik hingga stabilitas mental.