LABUANBAJOVOICE.COM — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Labuan Bajo memastikan operasional kapal penumpang tetap berjalan normal di tengah pekerjaan perbaikan area Dermaga Marina Labuan Bajo yang saat ini dilaksanakan oleh KSOP Kelas III Labuan Bajo.

Pekerjaan perbaikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan fasilitas pelabuhan sekaligus mendukung aspek keselamatan pelayaran di kawasan destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo.

Fokus utama pekerjaan berada pada perbaikan fender dermaga yang berfungsi menopang keamanan kapal saat bersandar.

Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengatakan pekerjaan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari usulan PT PELNI Cabang Labuan Bajo guna memperkuat keamanan operasional kapal di pelabuhan.

“Perbaikan fender ini juga merupakan bentuk tindak lanjut atas usulan dari PT PELNI Cabang Labuan Bajo, khususnya untuk meningkatkan keamanan sandar kapal serta memperlancar operasional pelayanan kepada masyarakat,” kata Stephanus dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).

“Kami berharap pekerjaan ini dapat memberikan dampak positif terhadap keselamatan dan kelancaran aktivitas pelabuhan di Labuan Bajo,” tambahnya.

Dari sisi operasional, PELNI Labuan Bajo menegaskan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Aktivitas embarkasi dan debarkasi penumpang, pelayanan tiket, hingga operasional kapal disebut tetap berlangsung sesuai standar keselamatan dan pelayanan yang berlaku.

Kepala Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Labuan Bajo, Fanny Puspita, menegaskan pihaknya mendukung penuh langkah KSOP dalam meningkatkan kualitas fasilitas pelabuhan demi menunjang keselamatan transportasi laut di Labuan Bajo yang terus berkembang sebagai pusat konektivitas wisata nasional.

“Kami mendukung penuh pekerjaan perbaikan Dermaga Marina yang dilaksanakan oleh KSOP Kelas III Labuan Bajo sebagai bagian dari peningkatan fasilitas pelabuhan,” ujar Fanny.

Menurut dia, hingga saat ini operasional kapal PELNI tetap berjalan dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Koordinasi dengan seluruh pihak terus dilakukan agar proses pekerjaan maupun aktivitas pelayanan kapal dapat berjalan berdampingan secara optimal,” ujar Fanny.

Koordinasi intensif antara PELNI, KSOP Kelas III Labuan Bajo, dan sejumlah pemangku kepentingan terus dilakukan selama proses pekerjaan berlangsung.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan aktivitas pelabuhan tetap aman, tertib, dan tidak mengganggu mobilitas penumpang maupun distribusi logistik laut.

Di tengah meningkatnya arus wisatawan dan kebutuhan transportasi laut di Labuan Bajo, keberlanjutan operasional pelabuhan menjadi perhatian utama.

Perbaikan fasilitas dermaga dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan kapal sekaligus memperkuat kualitas layanan publik di kawasan strategis pariwisata nasional tersebut.

PELNI juga mengimbau seluruh pengguna jasa agar selalu memperhatikan informasi resmi terkait jadwal keberangkatan kapal dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama pekerjaan berlangsung.

Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi laut yang andal, aman, dan mendukung pengembangan konektivitas antardaerah serta pertumbuhan sektor pariwisata nasional, khususnya di Labuan Bajo.**