“Program ini dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha pangan lokal sekaligus mendorong hadirnya produk pangan yang berkualitas serta efisiensi dalam mendukung sektor pariwisata di Labuan Bajo,” kata Andhy.

Floratama Academy 2026 dijalankan melalui beberapa tahapan, dimulai dari Kick Off pada 20 April 2026 hingga evaluasi pada Agustus 2026. Proses pendaftaran dan kurasi berlangsung hingga 31 Mei 2026.

Pada tahap Bootcamp, sebanyak 30 peserta terbaik akan mendapatkan pendampingan langsung di lapangan (on farm) oleh tenaga ahli hortikultura.

Pendampingan ini difokuskan pada peningkatan kualitas produksi, praktik budidaya berkelanjutan, serta perluasan akses pasar.

Dari sudut pandang Mawardi, Floratama Academy 2026 merupakan model intervensi yang tepat dalam menjawab tantangan struktural sektor pangan di daerah pariwisata.

Program ini tidak hanya memperkuat sisi produksi, tetapi juga membangun konektivitas antara pelaku usaha lokal dan pasar wisata.**