Dalam perspektif pendidikan, lema ulas/berit juga sangat potensial dijadikan sumber belajar pada mata kuliah konsep dasar biologi, pendidikan lingkungan hidup, dan pendidikan kesehatan.

Mahasiswa dapat diajak mengamati morfologi tanaman, mengenali sel dan jaringan yang menyusun daun, serta mengaitkannya dengan proses penyembuhan luka dan respons tubuh terhadap batuk.

Melalui kegiatan seperti pembuatan herbarium, praktikum sederhana, dan proyek kebun tanaman obat keluarga, konsep-konsep sains menjadi lebih konkret dan dekat dengan realitas kehidupan masyarakat.

Eufrasia mendorong agar kebun tanaman obat keluarga dihidupkan kembali sebagai bagian dari gerakan menjaga kekayaan hayati lokal. Dengan menanam lema ulas/berit di pekarangan, keluarga tidak hanya memiliki cadangan obat rumahan untuk batuk dan luka, tetapi juga ruang belajar bagi anak-anak untuk mengenal tanaman obat sejak dini. Dari sini diharapkan tumbuh kesadaran bahwa kekayaan alam Manggarai adalah warisan yang harus dirawat bersama.