LABUANBAJOVOICE.COM – Tanaman liar yang oleh masyarakat Manggarai raya pada umumnya dikenal lema ulas/berit atau daun pecut kuda (Stachytarpheta jamaicensis) ini kerap muncul di sela-sela tanaman dan sekilas hanya tampak seperti rumput liar biasa.

Namun demikian, bagi banyak keluarga di Manggarai, tanaman ini telah lama dimanfaatkan sebagai salah satu obat tradisional andalan untuk meredakan batuk dan mempercepat penyembuhan luka ringan.

Daunnya direbus dan air hangatnya diminum saat batuk menyerang, sementara daun yang ditumbuk halus biasa ditempelkan pada bagian tubuh yang terluka sebagai baluran sederhana namun dipercaya manjur.

Sejak dulu, penggunaan lema ulas/berit berangkat dari pengalaman turun-temurun. Saat batuk tidak kunjung reda, air rebusan daun ini biasanya diminum beberapa kali dalam sehari.

Untuk luka gores atau luka kecil di kulit, daun segar dicuci, ditumbuk, kemudian ditempelkan pada area yang terluka untuk membantu mengeringkan dan mempercepat proses pemulihan.

Praktik-praktik sederhana ini menjadikan lema ulas/berit sebagai “apotek hidup” yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.