Temuan tersebut menjadi salah satu indikator yang memperkuat dugaan adanya praktik penipuan.
Menindaklanjuti hal itu, aparat kepolisian melakukan verifikasi secara langsung dengan menghubungi nomor kontak yang dicantumkan pada akun media sosial tersebut melalui pesan langsung maupun sambungan telepon.
Namun, seluruh upaya tersebut tidak memperoleh tanggapan.
“Kami sudah mencoba berulang kali menghubungi pihak penyelenggara untuk meminta klarifikasi dan memastikan legalitas acara ini. Namun, hingga detik ini, tidak ada respons sama sekali. Nomor kontak yang mereka cantumkan mati total dan tidak aktif. Ini menguatkan indikasi adanya skema penipuan terorganisir yang menyasar uang pendaftaran dan data pribadi korban,” tegas AKBP Christian.
Polisi Imbau Masyarakat Verifikasi Legalitas Acara
Sebagai langkah pencegahan, Polres Manggarai Barat menggencarkan sosialisasi melalui kanal media sosial resmi dan media mitra kepolisian untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap promosi kegiatan yang beredar di internet.





Tinggalkan Balasan