Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kemenko Perekonomian, Dida Gardera, menekankan bahwa pembangunan pariwisata tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan.

“Jika berkaca secara global, kita menyadari masih terdapat kesenjangan dibandingkan negara lain. Namun hal ini menjadi peluang untuk terus berbenah, terutama dengan memperkuat kualitas destinasi melalui kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan,”kata Dida.

Menurutnya, pengalaman wisata yang aman dan nyaman menjadi faktor utama, mulai dari aksesibilitas, kebersihan, hingga keamanan aktivitas wisata.

“Dengan kolaborasi yang solid, Labuan Bajo dapat semakin dikenal sebagai destinasi super prioritas yang aman dan berkualitas,” ujar Dida.

Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, Abdul Haris, menegaskan bahwa asuransi menjadi elemen penting dalam ekosistem pariwisata.

“Asuransi bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bagian penting dalam membangun pariwisata yang aman dan nyaman,” jelas Haris

Baca Juga:Ultimum Remedium

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor akan memperkuat perlindungan bagi pelaku usaha, masyarakat, dan wisatawan.