Ia berharap seluruh pelaku usaha wisata bahari, operator kapal, agen perjalanan, hingga wisatawan dapat memahami kebijakan tersebut sebagai langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut di kawasan wisata super prioritas Labuan Bajo.

Maklumat ini menjadi pengingat bahwa faktor keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama di tengah tingginya aktivitas wisata menuju Taman Nasional Komodo, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Nusa Tenggara Timur.**