LABUANBAJOVOICE.COM – Dalam upaya memperkuat sistem keselamatan kerja dan perlindungan tamu, Meruorah Komodo Labuan Bajo bersama Plaza Marina sukses menggelar simulasi pemadaman kebakaran (fire drill) pada Rabu (25/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00 WITA di Taman Marina Labuan Bajo ini melibatkan sekitar 60 karyawan dari kedua unit usaha.
Pelatihan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Manggarai Barat. Tujuannya, membekali staf dengan keterampilan teknis sekaligus kesiapan mental agar mampu bertindak cepat, tepat, dan tenang saat menghadapi kondisi darurat kebakaran.
General Manager Meruorah Komodo Labuan Bajo, Rudy H Butar Butar, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama manajemen.
“Keselamatan tamu dan karyawan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Di Meruorah, kami tidak hanya menjual kenyamanan, tapi juga rasa aman,” tegas Rudy.
Menurutnya, keterlibatan karyawan dalam latihan rutin ini memastikan setiap individu mampu merespons keadaan darurat secara terukur, sehingga potensi risiko dapat dimitigasi sejak dini. Pendekatan preventif tersebut dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan tamu dan keberlanjutan operasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh petugas Damkar profesional. Peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai teori dasar api (segitiga api), pengenalan jenis-jenis kebakaran, hingga prosedur penanganan dan pendampingan yang benar.
Sesi teori kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan yang meliputi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep) menggunakan media powder dan CO₂.
Kemudian, pemadaman tradisional memakai karung goni basah untuk kebakaran skala kecil seperti kebocoran gas dapur, simulasi evakuasi tamu menuju titik kumpul (assembly point), serta demonstrasi operasional peralatan Damkar, termasuk koordinasi selang dan waktu tanggap armada.
Rudy menambahkan, fire drill merupakan agenda rutin yang menjadi bagian integral dari sistem manajemen keselamatan Meruorah dan Plaza Marina.
Menurutnya, kolaborasi aktif dengan instansi terkait memastikan kesiapsiagaan darurat tidak berhenti pada prosedur administratif, melainkan menjadi budaya kerja yang tertanam pada setiap staf.
“Langkah preventif ini sekaligus menegaskan posisi Meruorah dan Plaza Marina sebagai destinasi yang tidak hanya menawarkan kemewahan, tetapi juga standar keamanan tertinggi di jantung Labuan Bajo,” pungkasnya.**





Tinggalkan Balasan