Pendiri Yayasan Baruna Balarama, I Nyoman Ridet Artikanaya, mengapresiasi langkah perusahaan dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami berharap setiap kontribusi dan langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir, sehingga tetap terjaga bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Sebagai perusahaan yang telah berpengalaman puluhan tahun dalam pengelolaan utilitas kawasan pariwisata, ITDC Nusantara Utilitas terus mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam menjalankan bisnisnya.
Berbagai program lingkungan yang dilakukan perusahaan disebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pengembangan kawasan wisata dan keberlanjutan ekosistem.
Melalui kegiatan penanaman mangrove tersebut, perusahaan berharap dapat membantu pemulihan wilayah pesisir yang terdampak abrasi, meningkatkan kualitas ekosistem pantai, serta mendukung penyerapan karbon alami secara bertahap.






Tinggalkan Balasan