LABUANBAJOVOICE.COM — Penambahan kekuatan Brigade Mobil (Brimob) di daratan Pulau Flores berpeluang terjadi melalui pembentukan Batalyon D yang mencakup wilayah Kabupaten Sikka, Flores Timur, Lembata, dan Alor.

Namun, kepastian realisasi rencana tersebut masih menunggu keputusan dari Mabes Polri.

Hal ini disampaikan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Labuan Bajo, AKP Antonio Cortereal, dalam kegiatan coffee morning bersama jurnalis di Labuan Bajo, Kamis (9/4/2026).

Antonio menjelaskan, saat ini seluruh wilayah Pulau Flores dan Lembata masih berada dalam cakupan Batalyon B Pelopor yang berpusat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

“Rencana pembentukan Batalyon D ini salah satunya untuk memudahkan pergeseran pasukan, terutama saat terjadi situasi darurat atau gejolak di wilayah timur Flores,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kondisi geografis Flores yang memanjang menjadi tantangan tersendiri bagi mobilisasi pasukan. Selama ini, pergeseran personel ke wilayah timur bisa memakan waktu cukup lama.

“Kalau pergeseran pasukan ke wilayah timur Flores bisa sampai 12 jam, bahkan 24 jam. Kalau Batalyon D terbentuk, tentu akan lebih cepat dan efisien,” kata Antonio.

Saat ini, terdapat empat kompi Brimob yang berada di bawah Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, yakni Kompi 1 di Maumere (Sikka), Kompi 2 di wilayah Manggarai, Kompi 3 di Ende, dan Kompi 4 di Labuan Bajo.

Dengan struktur tersebut, seluruh wilayah Flores masih berada dalam satu komando Batalyon B.

Jika Batalyon D terbentuk, maka wilayah kerja akan terbagi. Batalyon B nantinya hanya akan meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, dan Ende.

Antonio menegaskan, keberadaan tambahan batalyon akan meningkatkan kecepatan respons aparat dalam menangani berbagai potensi gangguan keamanan.

“Brimob selalu siap hadir dalam kondisi apa pun, terutama saat terjadi gejolak. Tapi tentu kita semua berharap situasi di Flores tetap kondusif,” tegasnya.

Menurutnya, pembentukan Batalyon D juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat stabilitas keamanan di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis kompleks.

Dalam kesempatan yang sama, Antonio juga mengajak insan pers untuk berkolaborasi dalam kegiatan sosial bersama Brimob.

“Kami terbuka untuk kegiatan bersama jurnalis, seperti memperbaiki ruang kelas yang rusak, membantu rumah warga yang terkena musibah, atau perbaikan rumah ibadah,” ujarnya.

Kegiatan coffee morning tersebut turut dihadiri Komandan Kompi 4 Batalyon B Pelopor Labuan Bajo Iptu Hermanus Pati Bean serta Pasi Ops Batalyon B Pelopor Labuan Bajo AKP Julhaedi.

Diskusi berlangsung santai dengan pertukaran informasi terkait situasi keamanan dan peran Brimob di Flores.**