“Maksud dan tujuan kegiatan ini menghasilkan qori, qoriah, hafidz, hafidzah terbaik yang akan mewakili Manggarai Barat pada MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kabupaten Nagekeo, 20-30 Juli 2026,” kata Gias.

Gias juga mengingatkan dewan hakim agar menjaga integritas penilaian selama perlombaan berlangsung.

“Jadilah juri yang benar dan adil, jangan mengecewakan apa yang telah didendangkan oleh para peserta,” tegasnya.

Ia menutup sambutan dengan memberi semangat kepada seluruh peserta.

“Sekali lagi selamat berlomba, kalian semua adalah sang juara,” ujarnya.

Pelaksanaan MTQ di Labuan Bajo menjadi pesan penting bahwa daerah tujuan wisata super prioritas tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga kekuatan toleransi, kerukunan, dan pembangunan spiritual masyarakatnya.

Pemerintah daerah tampak ingin menempatkan agama, budaya, dan pariwisata sebagai tiga pilar pertumbuhan Manggarai Barat ke depan.**