LABUANBAJOVOICE.COM — Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Manggarai Barat menuai sorotan publik.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah proyek fisik berlangsung tanpa papan plang informasi, yang seharusnya memuat detail pekerjaan, nilai anggaran, serta perusahaan pelaksana.

Ketiadaan papan proyek ini memicu pertanyaan serius terkait transparansi penggunaan anggaran, terlebih proyek tersebut disebut-sebut menelan biaya hingga miliaran rupiah per unit.

Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMK (Nakertranskop UMK) Manggarai Barat, Theresia P. Asmon, menegaskan bahwa pihaknya tidak berada pada posisi sebagai pelaksana teknis pembangunan fisik.

Ia meminta agar konfirmasi langsung diarahkan kepada pihak pelaksana proyek, PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

“Konfirmasi saja ke PT Agrinas,” tegas Theresia singkat, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini pembentukan kelembagaan KDKMP telah menjangkau 164 desa dan 5 kelurahan di Manggarai Barat. Namun, pembangunan fisik gerai baru berjalan pada sebagian wilayah.