“Jumlah yang sudah di bentuk kelembagaannya 164 desa 5 kelurahan,” ujar Asmon.

Lebih lanjut, ia katakan dari total tersebut, terdapat 30 desa yang masuk tahap pembangunan gerai, dengan rincian 1 unit telah rampung 100 persen, sementara 29 lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Asmon mengungkapkan bahwa di sisi lain, persoalan ketersediaan lahan menjadi hambatan. Sebanyak 17 desa dilaporkan belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai.

“17 desa yang sudah melaporkan lahan tidak tersedia,” ungkap Kadis Asmon.

Desa-desa tersebut tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Komodo: Golo Pongkor, Gorontalo; Kecamatan Mbeliling: Cunca Wulang; Kecamatan Sano Nggoang: Watu Panggal; Kecamatan Welak: Golo Ndari.

Kemudian, Kecamatan Kuwus: Bangka Lewat, Compang Suka, Lewur, Sama, Suka Kiong; Kecamatan Kuwus Barat: Wajur, Compang Kules, Sompang Kolang; Kecamatan Ndoso: Momol, Raka; Kecamatan Macang Pacar: Watu Baru; serta Kecamatan Pacar: Kombo Tengah.

Sementara itu, Asmon juga mengungkapkan bahwa untuk anggaran pembangunan gerai bersumber dari dana pusat melalui PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).