“Saya akan mengantarkan sendiri tim ini ke MTQ provinsi. Karena mungkin selama ini bupatinya tidak mengantarkan sendiri sehingga kita tidak kebagian juara di tingkat nasional. Tapi tahun ini kita memulai,” kata Endi disambut tepuk tangan peserta.
Pernyataan tersebut dinilai menjadi sinyal dukungan lebih serius pemerintah daerah terhadap pembinaan prestasi keagamaan sekaligus penguatan identitas sosial masyarakat.
Ketua Panitia, Agustinus Gias, menjelaskan MTQ merupakan wahana meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Al-Quran dalam rangka membentuk sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa.
“Kami juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen dari beberapa kecamatan se-Kabupaten Manggarai Barat,” ujarnya.
Ia merinci, jumlah peserta tahun ini mencapai 189 orang kafilah yang terdiri dari 144 peserta dan 45 pendamping.
Mereka berasal dari tujuh kecamatan, yakni Sano Nggoang, Kuwus, Lembor, Lembor Selatan, Mbeliling, Pacar, dan Boleng.
Para peserta akan berlomba pada enam cabang utama, yakni Tilawatil Quran, Hifzil Quran, Tafsiril Quran, Fahmil Quran, Syahril Quran, serta Kaligrafi Quran.






Tinggalkan Balasan