Menurut Stephanus, tingginya kunjungan wisatawan asing menunjukkan bahwa Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo tetap menjadi destinasi favorit wisata dunia meski sektor pariwisata masih menghadapi tantangan cuaca ekstrem pada awal tahun.
“China dan Malaysia masih menjadi negara asal wisatawan yang paling dominan berkunjung ke Taman Nasional Komodo melalui Pelabuhan Labuan Bajo. Ini menunjukkan minat wisatawan internasional terhadap destinasi ini tetap tinggi,” ujarnya.
Berdasarkan data KSOP Labuan Bajo, jumlah kunjungan wisatawan mengalami peningkatan signifikan hingga pertengahan tahun.
Bulan Januari menjadi periode dengan kunjungan paling rendah, yakni hanya 2.791 wisatawan. Sebaliknya, Juni 2026 menjadi bulan dengan kunjungan tertinggi mencapai 67.898 wisatawan, seiring memasuki musim liburan.
Meski demikian, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, jumlah kunjungan melalui Pelabuhan Labuan Bajo masih berada di bawah capaian tahun 2025 yang mencapai 543.956 wisatawan.





Tinggalkan Balasan