LABUANBAJOVOICE.COM — Upaya mempererat tali silaturahmi antarumat Muslim di wilayah utara Flores, Nusa Tenggara Timur, diwujudkan melalui kegiatan olahraga bersama yang digelar oleh Remaja Masjid (Remas) Nurul Jamil Ndano Sala, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur dengan Remas Ar-Rahman Marotauk, Desa Sambi Nasi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.
Kegiatan bertajuk pertandingan persahabatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Nanga Mbaur, Dusun Ndano Sala, pada Minggu, 29 Maret 2026.
Momentum ini menjadi ruang perjumpaan yang tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan lintas desa.
Sebelum pertandingan dimulai, rombongan Remas Ar-Rahman Marotauk yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sambi Nasi Barat, Sanusi Budu, disambut secara adat Manggarai “kepok tiba”.
Prosesi penerimaan dipandu oleh tokoh adat Desa Nanga Mbaur, Hamrah, dalam suasana khidmat dan penuh makna budaya lokal.
Kegiatan persahabatan ini mengusung tema mempererat silaturahmi melalui olahraga, dengan cabang pertandingan sepak bola dan bola voli putri. Antusiasme peserta dan masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung.
Selain kedua tim utama, pertandingan sepak bola juga dimeriahkan oleh sejumlah klub lokal Desa Nanga Mbaur, di antaranya Persipura FC, Perselon FC, dan Temba Lajar FC. Kehadiran tim-tim tersebut semakin menambah semarak suasana pertandingan.
Ketua Remas Nurul Jamil Ndano Sala, Gunawan Al Farabi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kunjungan balasan atas undangan serupa yang sebelumnya digelar oleh Remas Ar-Rahman Marotauk.
Ia menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai bagian dari nilai ajaran Islam.
“Menjaga silahturahmi sesama muslim itu salah satu ajaran islam yang patut dijalankan agar tercipta persaudaraan dan kebersamaan dalam nuansa iman,” jelasnya.
Gunawan berharap hubungan baik dan kolaborasi antara kedua Remas dapat terus terjaga dan berkembang di masa mendatang, tidak hanya dalam kegiatan olahraga, tetapi juga dalam berbagai aktivitas sosial dan keagamaan.
Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa olahraga mampu menjadi medium efektif dalam merawat persatuan, memperkuat identitas sosial-keagamaan, serta membangun harmoni antarwarga di tingkat lokal.**






Tinggalkan Balasan