Ia menegaskan, dua peristiwa tersebut tidak serta-merta membuktikan adanya satu skenario politik yang dirancang secara bersama. Namun, rangkaian perubahan itu dapat dibaca sebagai indikasi pergeseran pengaruh dalam pemerintahan.

“Tulisan ini tidak menyatakan bahwa kedua peristiwa itu bagian dari satu skenario. Yang dibaca adalah arahnya, dan arah itu konsisten,” pungkasnya.**