LABUANBAJOVOICE.COM – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) membuka Request for Information (RFI) untuk menjaring informasi pasar terkait ketersediaan kapal High-Speed Craft (HSC) yang berpotensi digunakan dalam pengembangan layanan angkutan laut.

Penjajakan tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kapal cepat yang dapat mendukung kebutuhan operasional PELNI, baik melalui skema sewa berdasarkan waktu (Time Charter) maupun skema potensial lainnya.

RFI ditujukan kepada pemilik kapal atau pihak yang mewakili pemilik kapal yang memiliki kapal cepat dan berpotensi memenuhi kebutuhan operasional perusahaan.

Informasi yang dihimpun PELNI meliputi ketersediaan kapal, spesifikasi teknis, kesiapan operasional, indikasi tarif sewa hingga waktu ketersediaan kapal.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan penjajakan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan mendapatkan gambaran mengenai ketersediaan kapal cepat di pasar.

“RFI ini merupakan tahap penjajakan untuk mendapatkan informasi dan gambaran mengenai ketersediaan kapal High-Speed Craft di pasar,” kata Ditto, Jumat (25/9/2026).