Untuk kawasan Taman Nasional Kelimutu, kunjungan wisata alam telah kembali dibuka sejak 25 Agustus 2026.

Pembukaan tersebut menjadi bagian dari proses pemulihan pariwisata dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi keamanan kawasan.

Selain destinasi, BPOLBF turut memantau kondisi usaha pariwisata, termasuk hotel, homestay, restoran, dan kafe.

Hasil pemantauan menunjukkan terdapat usaha pariwisata yang mengalami kerusakan ringan hingga berat di sejumlah kabupaten terdampak gempa.

Karena itu, wisatawan diminta memastikan status operasional akomodasi dan fasilitas wisata sebelum melakukan perjalanan, khususnya apabila hendak menuju wilayah yang masih berada dalam tahap pemulihan.

Langkah tersebut penting untuk memastikan wisatawan mendapatkan layanan yang tersedia sekaligus menghindari kunjungan ke fasilitas yang belum siap digunakan.

Gempa bumi juga berdampak terhadap penyelenggaraan sejumlah kegiatan pariwisata.

Beberapa kegiatan mengalami penundaan, antara lain Golo Mori Sunset Run 2026, Picnic Over the Hill Vol. 5, dan Flow & Glow Vol. III.