LABUANBAJOVOICE.COM — Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo dan sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), berangsur pulih setelah gempa bumi yang melanda wilayah tersebut.

Berdasarkan pemantauan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) hingga 26 Agustus 2026 pukul 19.00 WITA, sejumlah destinasi wisata, aksesibilitas, akomodasi, serta fasilitas pendukung pariwisata telah kembali beroperasi.

Namun, pemulihan belum berlangsung merata. Sebagian destinasi di wilayah terdampak masih ditutup sementara atau dalam proses verifikasi untuk memastikan kondisi dan tingkat keamanannya.

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, mengatakan pemulihan sektor pariwisata dilakukan secara bertahap dengan tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas.

“Pemulihan aktivitas wisata di sejumlah wilayah merupakan perkembangan positif. Namun, wisatawan tetap perlu melihat kondisi masing-masing destinasi karena situasinya berbeda-beda,” kata Andy, Kamis (27/8/2026).

Ia mengimbau wisatawan memperbarui informasi melalui sumber resmi, mengikuti arahan petugas, serta tidak memaksakan kunjungan ke destinasi yang masih ditutup atau belum dinyatakan aman.