Di Kabupaten Manggarai Barat, aktivitas pariwisata di Taman Nasional Komodo masih berjalan normal, termasuk pelayaran menuju kawasan tersebut.
Destinasi Gua Rangko juga tetap dibuka dan aktivitas wisata terpantau berjalan normal.
Sementara itu, sejumlah destinasi lain masih berstatus tentatif. Status tersebut dapat berubah sewaktu-waktu berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi kondisi di lapangan.
BPOLBF terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi destinasi dan aktivitas pariwisata di Flores.
Pemulihan juga terlihat dari sisi aksesibilitas udara. Hingga 26 Agustus 2026, enam bandara di Pulau Flores telah kembali beroperasi.
Keenam bandara tersebut yakni:
1. Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo.
2. Bandara Frans Seda Maumere.
3. Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende.
4. Bandara Soa Bajawa.
5. Bandara Gewayantana Larantuka.
6. Bandara Frans Sales Lega Ruteng.
Bandara Komodo Labuan Bajo terpantau aman dan terkendali. Pelayanan penumpang serta aktivitas keberangkatan dan kedatangan pesawat berjalan normal sesuai jadwal.





Tinggalkan Balasan