LABUANBAJOVOICE.COM — Pelayanan keimigrasian di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap berjalan di tengah situasi pascagempa yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Memasuki hari keenam pascagempa bermagnitudo 7,7, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dan warga negara asing (WNA), meski aktivitas pelayanan kini dilakukan dari tenda darurat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi keselamatan petugas dan masyarakat. Gempa susulan yang masih terjadi membuat aktivitas di dalam gedung menjadi tidak memungkinkan.
Petugas bahkan harus beberapa kali keluar dari bangunan ketika gempa susulan terjadi. Kondisi itu mendorong pelayanan keimigrasian dialihkan sementara ke area yang dinilai lebih aman.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Matthaus, menegaskan bahwa pelayanan izin tinggal bagi WNA tetap berjalan. Menurutnya, kondisi bencana tidak boleh menghentikan pelayanan publik, tetapi keselamatan tetap menjadi prioritas.





Tinggalkan Balasan