Menurut Saroha, kondisi bencana tidak boleh menghilangkan kehadiran insan imigrasi di tengah masyarakat. Ia menegaskan pelayanan keimigrasian kepada WNI maupun WNA tetap harus diberikan dengan tetap memperhatikan kewaspadaan dan keselamatan.
Saroha juga menginstruksikan jajaran imigrasi untuk tetap hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat selama situasi pascabencana berlangsung.
“Empaty dukungan dan doa bersama dari kita semua sangat dihatapkan untuk tetap semangat berkinerja sebagai wujud hadir memversamai masyarakat ditengah bencana yang berdampak ini,” ujarnya.
Bagi masyarakat maupun WNA yang membutuhkan layanan keimigrasian, keberadaan petugas tetap menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan administratif dapat ditangani meski fasilitas pelayanan mengalami penyesuaian.**





Tinggalkan Balasan