Ia menambahkan, Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas membutuhkan konektivitas laut yang stabil dan terjangkau. Karena itu, keberadaan kapal penumpang PELNI dinilai masih menjadi pilihan utama masyarakat maupun wisatawan.
“Tidak hanya untuk penumpang umum, kapal PELNI juga menjadi urat nadi distribusi kebutuhan pokok dan konektivitas antarwilayah di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, KM Wilis akan tiba dari Makassar pada 23 Mei 2026 pukul 08.00 WITA dan bertolak pukul 09.00 WITA menuju Bima, Waikele, Waingapu, Ende, Kupang hingga Kalabahi.
Sementara KM Tilongkabila dijadwalkan tiba dari Makassar pada 26 Mei 2026 pukul 16.00 WITA sebelum melanjutkan pelayaran menuju Bima, Gilimas, Lembar, Benoa dan Denpasar.
Selain itu, terdapat pula jadwal keberangkatan kapal dari arah Bima menuju Makassar dan Batulicin yang dijadwalkan berlangsung beberapa kali sepanjang Juni 2026.
PELNI Cabang Labuan Bajo juga mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket melalui aplikasi resmi PELNI Mobile guna menghindari antrean dan memastikan ketersediaan tiket sebelum keberangkatan.






Tinggalkan Balasan