LABUANBAJOVOICE.COM – Ajang balap mobil internasional GT World Challenge Asia 2026 kembali digelar di Pertamina Mandalika International Circuit pada 1–3 Mei 2026.

Event ini menghadirkan kompetisi mobil GT3 kelas dunia sekaligus pengalaman interaktif yang mendekatkan penonton dengan atmosfer balap profesional.

Balapan tersebut akan menampilkan deretan mobil GT3 dari pabrikan ternama seperti Ferrari, Porsche, Lamborghini, hingga Mercedes-AMG.

Kehadiran mobil-mobil ini menjadi daya tarik utama bagi pecinta motorsport yang ingin menyaksikan langsung aksi balap berkelas internasional di Indonesia.

Tidak hanya balapan, penyelenggara juga menghadirkan berbagai aktivitas eksklusif bagi penonton. Salah satunya adalah sesi pit walk, yang memungkinkan pengunjung masuk langsung ke area pit lane untuk melihat dari dekat proses persiapan mobil sebelum balapan.

Dalam sesi ini, penonton dapat menyaksikan kru tim bekerja dengan presisi tinggi serta merasakan atmosfer intens di balik layar dunia balap.

Selain itu, pengunjung juga berkesempatan berinteraksi dengan pembalap, melihat aktivitas tim di area pit, hingga berfoto dengan mobil balap dari jarak dekat.

Pengalaman ini semakin diperkaya dengan kehadiran berbagai mobil dari kelas lain yang turut ambil bagian dalam supporting race.

Sebagai pelengkap, ajang ini turut diramaikan oleh Mandalika Festival of Speed 2026 (MFoS) seri pertama tahun 2026. Kompetisi ini menghadirkan sejumlah kelas balap nasional seperti BRZ Super Series, Radical & Time Attack, serta Kartini Cup – AGYA One Make Race (OMR).

Kehadiran MFoS menjadi ruang bagi pembalap nasional untuk menunjukkan kemampuan mereka di lintasan bertaraf internasional. Selain itu, ajang ini juga memperkuat pembinaan dan pengembangan ekosistem motorsport Tanah Air.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menegaskan bahwa penyelenggaraan GT World Challenge Asia merupakan bagian dari komitmen menghadirkan event internasional berkualitas di Indonesia.

“GT World Challenge Asia bukan hanya menghadirkan ajang balapan kelas dunia, tetapi juga pengalaman yang menyeluruh bagi para penggemar,” kata Satri, Jum’at (27/3/2026).

Menurutnya, melalui sesi pit walk, penonton dapat merasakan langsung suasana di balik layar dunia balap profesional.

“Kehadiran Mandalika Festival of Speed sebagai supporting race juga menjadi upaya kami untuk memberikan ruang bagi pembalap nasional sekaligus menciptakan event yang menghibur,” ujar Satria.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kombinasi antara ajang internasional dan nasional ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan motorsport Indonesia ke arah yang lebih kompetitif.

“Melalui MFoS, kami ingin membuka peluang bagi talenta lokal untuk berkembang dan memiliki jalur menuju kompetisi internasional. Ini merupakan bagian dari visi jangka panjang kami dalam membangun ekosistem motorsport nasional,” tambah Satria.

Tiket GT World Challenge Asia 2026 tersedia dalam beberapa kategori. Untuk Grandstand A dibanderol Rp50.000, dengan tambahan akses pit walk sebesar Rp100.000 (terbatas untuk 150 pembeli pertama).

Sementara itu, kategori Royal Box ditawarkan seharga Rp3.250.000, serta paket eksklusif untuk maksimal 30 orang sebesar Rp75.000.000.

Penonton dapat menikmati seluruh rangkaian acara selama tiga hari penuh, mulai dari sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Goers, situs resmi Mandalika, aplikasi MyTelkomsel, maupun secara langsung di Mandalika Circuit Store.

Kategori Royal Box menawarkan pengalaman premium dengan berbagai fasilitas seperti makan siang dan refreshments, akses gridwalk, pit walk, serta paddock access untuk melihat lebih dekat aktivitas tim dan mobil balap.

Dengan konsep sportainment yang menggabungkan balapan internasional dan nasional, event ini diharapkan semakin memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan motorsport sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Kehadiran GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika menjadi momentum penting dalam memperluas eksposur Indonesia di kancah balap internasional, sekaligus membuka peluang bagi talenta lokal untuk berkembang ke level global.**