LABUANBAJOVOICE.COM — Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyiapkan aktivasi Tourism Information Center (TIC) di Kantor BPOLBF sekaligus ikut terlibat dalam posko terpadu yang dibentuk untuk menyambut lonjakan wisatawan saat libur Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.

Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF, Andy M. T. Marpaung, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari penguatan layanan informasi, pengaduan, dan bantuan bagi wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo selama periode Lebaran.

“BPOLBF telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut lonjakan wisatawan jelang Idulfitri 2026, mulai dari penguatan koordinasi lintas sektor melalui keterlibatan pada beberapa posko bersama, antara lain Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 KSOP Labuan Bajo, Posko Angkutan Udara Lebaran 2026, dan aktivasi Tourism Information Center (TIC) di Kantor BPOLBF,” ujar Andy, Rabu (18/3/2026).

Posko terpadu tersebar di sejumlah titik strategis, termasuk Bandara Komodo Labuan Bajo dan KSOP Labuan Bajo. Sementara TIC di Kantor BPOLBF difungsikan sebagai pusat layanan utama bagi wisatawan.

“Tim Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi, pengaduan, serta layanan bantuan bagi wisatawan selama periode Lebaran,” kata Andy.

Menurutnya, keberadaan TIC menjadi penting untuk memberikan kemudahan akses informasi terkait destinasi, transportasi, hingga kondisi terkini pariwisata di Labuan Bajo.

Pengoperasian posko dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai instansi, seperti Pemerintah Daerah Manggarai Barat, KSOP, UPBU Komodo, TNI/Polri, Dishub, SAR, BMKG, Jasa Raharja, hingga operator transportasi laut dan udara.

Sinergi ini ditujukan untuk memastikan kelancaran arus wisatawan sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan selama masa libur Lebaran.

BPOLBF memprediksi lonjakan kunjungan wisatawan selama periode 13–29 Maret 2026, seiring meningkatnya jumlah penumpang angkutan Lebaran.

“Melalui data tersebut target peningkatan kunjungan ke Labuan Bajo selama puncak arus lebaran 2026, tanggal 13–29 Maret 2026, kami harapkan dapat mengisi pergerakan dan aktivitas pada destinasi-destinasi wisata yang ada di Labuan Bajo dan sekitarnya,” ujarnya.

BPOLBF mengimbau wisatawan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, melakukan reservasi lebih awal, serta memanfaatkan layanan informasi yang tersedia di posko dan TIC.

“Kami mengimbau wisatawan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mengecek kondisi iklim pada destinasi yang akan dituju, melakukan reservasi lebih awal,” kata Andy.

Selain itu, wisatawan diminta mematuhi aturan, menjaga kebersihan, dan menghormati budaya lokal selama berada di Labuan Bajo.**