Martha menilai perempuan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga, termasuk melalui pelestarian benih lokal, pemanfaatan tanaman tradisional, dan pengembangan pertanian ramah lingkungan.

“Kita harus kembali memperkuat pola pikir orang tua kita untuk menggunakan bahan-bahan tradisional yang lebih murah dan efektif menjaga ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi gerakan perempuan desa dalam menjaga lingkungan melalui pelestarian mata air, penanaman pohon lokal, dan kampanye perlindungan alam di wilayah pedesaan.

Workshop tersebut menjadi ruang konsolidasi perempuan desa untuk memperkuat posisi perempuan dalam pembangunan daerah di tengah ancaman perubahan iklim, tekanan ekonomi global, dan perubahan sosial yang terus berkembang di Manggarai Barat.**