LABUANBAJOVOICE.COM — Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyoroti dua dugaan persoalan yang melibatkan pelaku usaha atau agen perjalanan wisata di Labuan Bajo dan berdampak terhadap wisatawan mancanegara.
Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andy MT. Marpaung, mengatakan keamanan, kenyamanan, serta kepastian pelayanan merupakan unsur penting dalam menjaga kepercayaan wisatawan terhadap Labuan Bajo dan Flores sebagai destinasi pariwisata berkualitas.
Pernyataan tersebut disampaikan Andy melalui keterangan tertulis kepada media di Labuan Bajo, Kamis (13/8/2026), merespons dua peristiwa yang mencuat dalam minggu ini.
Peristiwa pertama berkaitan dengan dugaan penipuan paket wisata premium senilai Rp244,2 juta. Polisi menangkap SO (33), warga asal Bekasi, Jawa Barat, yang berdomisili di Labuan Bajo dan diduga mengoperasikan agen wisata tidak resmi bernama Danke Adventure.
SO diduga membawa lari uang milik LN (56), warga negara Kanada yang merupakan pemegang izin usaha agensi LeBali International Tour dan berdomisili di Bali.





Tinggalkan Balasan