LABUANBAJOVOICE.COM — Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Manggarai Barat, H. Djainuddin, menegaskan bahwa pelaksanaan utama Salat Idul Fitri tahun ini akan dipusatkan di kawasan waterfront Labuan Bajo.
“Lokasi utama pelaksanaan sholat Idul Fitri di waterfront, sedangkan tempat lainnya adalah di Masjid Nurul Falak Waemata, Nurul Iman Seranaru, Nurul Huda Gorontalo. Akan tetapi jika bertepatan hujan, maka sholat Idul Fitri dilaksanakan di semua masjid masing-masing,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Penetapan waterfront sebagai pusat salat Idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi didasarkan pada kapasitas lokasi yang luas dan representatif untuk menampung jamaah dalam jumlah besar. Kawasan ini juga dinilai strategis karena berada di pusat kota Labuan Bajo.
PHBI memastikan seluruh kesiapan teknis telah dilakukan, mulai dari pembentukan panitia lapangan hingga pembagian tugas setiap seksi.
“Pengurus PHBI telah siap untuk menghadapi perayaan Idul Fitri tahun ini, dimana pengurus telah membentuk bagian-bagian atau seksi-seksi yang berhubungan dengan tugas di lapangan,” kata Djainuddin.
Selain lokasi utama, panitia juga mempersiapkan petugas ibadah seperti imam, khatib, dan pengantar khatib, serta petugas pengatur saf.
“Agenda utamanya mempersiapkan petugas-petugas seperti imam, khotib dan pengantar khotibnya, selain itu juga petugas shaf yang menyangkut kelurusan shaf dalam pelaksanaan sholat Idul Fitri,” ujarnya.
Kesiapan fasilitas pendukung seperti sound system, kebersihan, dan penerangan juga telah dipastikan. PHBI bahkan telah berkoordinasi dengan pihak PLN untuk menjamin kelancaran listrik saat pelaksanaan.
“Pengaturan sound system telah dipersiapkan dengan baik, demikian juga menyangkut kebersihan telah dihimbau sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri. Menyangkut penerangan, PHBI telah melakukan koordinasi dan bersurat dengan pihak PLN,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan jamaah di pusat pelaksanaan, petugas gabungan akan disiagakan di sejumlah titik rawan kepadatan. Meski demikian, tidak ada rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.
“Tidak ada rekayasa lalu lintas, akan tetapi di tempat atau jalan yang diperkirakan akan terjadi penumpukan massa akan ditempatkan petugas baik dari Lalu Lintas Polres Manggarai Barat, dari Perhubungan, dari Polisi Pamong Praja serta para pemuda Katolik,” ujarnya.
Pengamanan turut melibatkan Polres Manggarai Barat, Kodim, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP, dengan koordinasi yang telah dilakukan sejak jauh hari.
Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan kesucian Idul Fitri serta memperkuat silaturahmi.
“Mari menjaga keamanan, ketertiban, menjaga kesucian Idul Fitri, tidak dinodai dengan hal-hal yang mencoreng kemurnian dan kesucian Idul Fitri itu sendiri,” ujarnya.
Djainuddin berharap pelaksanaan Salat Idul Fitri di pusat kegiatan waterfront dapat berjalan aman, tertib, dan lancar dengan dukungan seluruh masyarakat.
“Harapan panitia, menjaga kekompakan, kerja sama yang baik sehingga pelaksanaan Idul Fitri berjalan aman, lancar dan tertib,” ujarnya.**





Tinggalkan Balasan