“Tahun 2024 menjadi periode pertumbuhan tertinggi dengan penambahan sebanyak 2.754 UMKM baru,” ujarnya.

Berdasarkan data pemerintah daerah, sektor peternakan masih menjadi usaha yang paling banyak digeluti masyarakat Manggarai Barat.
Selain peternakan, sektor perdagangan, industri pengolahan dan kuliner, pertanian, serta jasa turut mendominasi aktivitas ekonomi masyarakat.

“Dari data yang ada, usaha yang paling dominan adalah peternakan, perdagangan, industri pengolahan atau kuliner, pertanian, dan jasa,” jelas Fatinci.

Dominasi sektor peternakan dinilai tidak terlepas dari karakteristik wilayah Manggarai Barat yang masih memiliki potensi besar di bidang peternakan rakyat, terutama sapi dan ternak kecil lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat desa.

Di sisi lain, geliat pariwisata Labuan Bajo juga ikut mendorong pertumbuhan usaha di sektor kuliner, kerajinan tangan, homestay, transportasi wisata, hingga layanan pendukung industri pariwisata.

Fatinci menilai, sektor pariwisata menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan jumlah UMKM di Manggarai Barat. Status Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata nasional dan internasional membuka banyak peluang usaha baru bagi masyarakat.