“Jangan lihat hadiahnya. Kalau lihat hadiah pasti patah semangat. Tetapi lihat kesempatan ke depannya. Dari tingkat kabupaten bisa lanjut ke provinsi, bahkan ke tingkat nasional. Ini kesempatan untuk menjadi atlet yang membawa nama Manggarai Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan atlet daerah menembus kompetisi tingkat provinsi dan nasional akan menjadi kebanggaan bersama, baik bagi ESI, kepolisian maupun masyarakat Manggarai Barat.
Menutup sambutannya, Hamid mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menaati seluruh aturan pertandingan yang telah ditetapkan panitia.
“Bermainlah dengan sportif. Ikuti aturan panitia dan aturan permainan. Kita bertanding di lingkungan kepolisian, jadi harus menjaga sikap dan etika. Kalau turnamen ini sukses, ke depan akan ada lebih banyak kegiatan yang bisa kita selenggarakan bersama,” katanya.
Turnamen Esport Kapolri Cup 2026 menjadi momentum penting bagi kebangkitan ESI Manggarai Barat sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet esport daerah yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.**





Tinggalkan Balasan